Kantor perwakilan bisa menjadi pilihan bagi perusahaan asing yang ingin mengembangkan usaha namun tidak ingin membuka perusahaan di Indonesia.

Salah satu bentuk kantor perwakilan (Baca: Cara Investasi di Indonesia Melalui Kantor Perwakilan ) yang bisa Anda pilih adalah BUJKA (Badan Usaha Konstruksi Asing).

Untuk membuka kantor perwakilan tersebut, Perusahaan Konstruksi Asing (selanjutnya disebut “perusahaan”) harus memperoleh Izin Perwakilan Konstruksi Asing yang dikeluarkan  oleh BKPM (Badan Koordinasi Penanaman Modal).

Lisensi ini diperoleh setelah perusahaan memperoleh SBU , sertifikat kompetensi, klasifikasi, dan kualifikasi dari LPJK (Badan Pengembangan Jasa Konstruksi Indonesia). Selanjutnya, perusahaan harus memperoleh izin konstruksi dari pemerintah daerah yang disebut SIUJK ( Surat Ijin Usaha Konstruksi ). Ada juga beberapa persyaratan lain yang harus dipenuhi perusahaan.

Artikel ini akan memberi Anda semua detail untuk mendirikan kantor perwakilan layanan konstruksi asing.

Perwakilan Perusahaan Asing untuk Bisnis Konstruksi di Indonesia

Perbedaan SBU, BUJKA, dan SIUJK

SBU adalah sertifikat pengakuan tentang kompetensi dan kapabilitas perusahaan induk di bidang usaha jasa konstruksi. Sedangkan BUJKA adalah izin prinsip yang dikeluarkan oleh BKPM. Hal ini diperlukan untuk dapat memulai bisnis secara legal di Indonesia.

Sedangkan SIUJK adalah izin usaha yang dikeluarkan oleh pemerintah daerah tempat perusahaan tersebut berada. Untuk mendirikan BUJKA, perusahaan harus terlebih dahulu mendapatkan SBU Bahkan, perusahaan harus memenuhi semua izin dan persyaratan yang ditetapkan oleh pemerintah daerah  agar perusahaan dapat beroperasi di sebagian kota di Indonesia dan dapat melakukan semua birokrasi dengan mudah.

Memperoleh Izin Pekerjaan Konstruksi/Konsultasi (SIUJK)

Perusahaan membantu klien kami yang kegiatan usahanya bergerak di bidang pekerjaan konstruksi atau manajemen konsultasi untuk mengajukan SIUJK.

Aplikasi Pekerjaan Konstruksi/Izin Konsultansi (IUJK) meliputi dokumen-dokumen di bawah ini:

  • Sertifikat Keahlian (SKA) untuk 5 orang
  • Keanggotaan Asosiasi Konstruksi (KTA)
  • Sertifikat kompetensi (SBU) – Diterapkan ke LPJK
  • Surat Izin Pekerjaan Konstruksi (SIUJK) akan didaftarkan ke grade B2 (usaha menengah) dengan modal dasar minimal Rp 50.000.000.000.

SIUJK hanya akan diberikan kepada BUJKA jika perusahaan tersebut dianggap sebagai perusahaan “besar/besar” berdasarkan surat atau sertifikat yang dikeluarkan oleh Badan Pengembangan Jasa Konstruksi Indonesia.

Mendaftarkan Perwakilan Perusahaan Asing Jasa Konstruksi (BUJKA)

Kantor Perwakilan Konstruksi Asing (BUJKA) adalah jenis Kantor Perwakilan yang memungkinkan untuk melakukan konsultasi konstruksi (rekayasa, desain) dan/atau jasa pengawasan (monitoring), serta pelaksanaan/pekerjaan/EPC konstruksi.

BUJKA mengizinkan:

  • Mengikuti pengadaan tender konstruksi dengan ketentuan proyek konstruksi yang kompleks, berisiko tinggi, dan/atau berteknologi tinggi.
  • Mempekerjakan karyawan asing dan lokal sesuai dengan peraturan yang berlaku.
  • Melakukan pekerjaan konstruksi sesuai dengan izin Kantor Perwakilan Konstruksi Asing (konsultasi, pemantauan, atau pelaksanaan), setelah menjalin ikatan/kerja sama dengan perusahaan konstruksi nasional.

Hasil pembentukan BUJKA adalah sebagai berikut:

  • Izin perwakilan BUJKA diterbitkan oleh Kementerian Pekerjaan Umum
  • Surat Domisili
  • Nomor Pajak Perusahaan
  • Sertifikat Pendaftaran Perusahaan

Jangka waktu yang dibutuhkan untuk melamar adalah: 2 bulan

Langkah-Langkah Mendirikan BUJKA di Indonesia

Setelah Anda memiliki pemahaman yang luas tentang BUJKA, kini Anda harus mengetahui langkah-langkah yang harus Anda lakukan untuk mendaftarkan perusahaan konstruksi Anda. Berikut langkah-langkah mendirikan BUJKA di Indonesia:

  1. Pengurusan Sertifikat Keahlian (SKA) : 2 minggu
  2. Memperoleh keanggotaan konstruksi Asosiasi: 2-6 minggu—tergantung pada asosiasi
  3. Sertifikat SBU dari LPJK: 3 minggu
  4. Izin BUJKA dari BKPM: 3 minggu
  5. Izin domisili: 3 minggu—tergantung pemerintah kecamatan setempat
  6. Nomor Pokok Wajib Pajak : 1-2days
  7. Surat Izin Usaha Konstruksi (SIUJK): 2-3 minggu
  8. Nomor Pendaftaran Perusahaan (TDP): 2 minggu

Izin kantor perwakilan BUJKA berlaku selama 3 tahun.  Izin tersebut  dapat diperpanjang sesuai dengan peraturan yang ada. Setelah mendapatkan izin, kantor perwakilan BUJKA dapat melakukan proyek konstruksi yang kompleks, berisiko tinggi, atau berteknologi tinggi di Indonesia (Permen PU No.10/2014 Pasal 12).

Jika Anda ingin mendirikan PT Anda dapat menghubungi https://buatpt.co.id.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *